Tag Archives: kritik penonton

(ESAI) JUALAN MIMPI MELALUI KEBERAGAMAN FILM INDONESIA

JUALAN MIMPI MELALUI KEBERAGAMAN FILM INDONESIA

 

Perfilman Indonesia sudah mampu melahirkan sineas-sineas yang aktif berkarya selama tahun 2016 hingga awal tahun 2017. Sineas-sineas muda bermunculan dengan segala ide yang ditawarkan. Eksplorasi ide dan teknik perfilman mewarnai puncak kejayaan film Indonesia dalam hal perolehan jumlah penonton. Catatan manis perfilman Indonesia ini menjadi kado terindah ketika memasuki 67 tahun eksistensi film Indonesia di negerinya.

2016 menjadi tahun penting film Indonesia untuk memanen beberapa buah manis dari proses panjang mencari bentuk usahanya. Perolehan penonton secara umum mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah di angka 30 jutaan penonton. Angka yang mendadak bombastis ini seperlimanya dipetik dari keberhasilan film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1. Selebihnya, ada setidaknya ada 10 film Indonesia yang mampu memperoleh jumlah penonton di atas 1 juta, sebagian besar didominasi oleh film komedi.

Manisnya buah dari keringat sineas juga diperoleh beberapa film Indonesia yang dilirik positif di ranah internasional. Beberapa ide dapat diterima untuk hingga diapresiasi baik, baik film maupun aktornya, sebut saja Surat dari Praha, Istirahatlah Kata-Kata, Headshot, hingga film pendek dari sineas muda Wregas Batuneja, Prenjak. Kesuksesan beberapa film ini memberikan mimpi indah untuk dunia film Indonesia.

Fakta kesuksesan film Indonesia menjadi semangat dunia film Indonesia untuk terus berkarya, di samping melupakan semakin banyaknya pula film yang mengalami kegagalan, dari segi perolehan penonton, kekalahan daya saing dengan film bermodal tinggi, hingga keterbatasan teknologi yang masih menjadi pekerjaan rumah di balik kegemilangan prestasi. Keberhasilan para aktor pun semakin menjulangkan nama-nama baru dan mampu meredupkan kenangan baik dari akting sejumlah nama besar yang mengadu nasib karena keterbatasan arena. Potret kesuksesan membuai dunia perfilman dengan mengeliminasi apresiasi perjuangan kecil tanpa prestasi.

Continue reading

Leave a comment

Filed under Uncategorized