BLACK SWAN

BLACK SWAN

 

Nina Sayers (Natalie Portman) memiliki kecintaan yang luar biasa pada balet. Rasa cinta ini seakan diturunkan oleh ibunya, Erica (Barbara Hershey), yang merupakan mantan balerina. Suatu ketika, Nina terobsesi pada pementasan Swan Lake yang akan digelar, sehingga dia berniat untuk meraih peran utama di pementasan tersebut. Dia pun akhirnya mendapatkan peran tersebut. Masalahnya, peran tersebut merupakan cita-cita hampir semua balerina untuk memperlihatkan skill mereka. Nina khawatir perannya akan direbut orang lain. Menjelang pementasan, ternyata Nina dijebak oleh temannya, Lily (Mila Kunis), sehingga Lily pun menjadi cadangan utama untuk menggantikan Nina. Kesempatan Nina untuk memerankan White Swan dan Black Swan dalam pementasan itu pun menjadi terancam.

Berbagai penghargaan yang ditujukan untuk Natalie Portman sebagai aktris terbaik membanjiri prestasi film ini. Hasilnya, memang Natalie Portman bermain luar biasa. Portman sukses memerankan tokoh yang memiliki keterbelakangan yang menghantui untuk mencapai obsesinya tersebut. Perubahan karakter yang terlihat di pertengahan film sangat mengejutkan penonton. Begitu pula tekanan yang dialami Nina di akhir cerita. Penonton akan terpaku dengan karakter ini. Walaupun fokus film ini lebih terarah pada Natalie Portman, kehebatan akting tidak hanya dikerahkan oleh Natalie Portman saja. Semua pemain pendukung termasuk Mila Kunis, Barbara Hershey, Vincent Cassel, dan Winona Ryder pun sangat sempurna. Semua pemain mendukung misteri yang dibentuk dalam film ini.

Keharmonisan film ini terbentuk dari misteri yang dibentuknya. Penonton yang belum mendapat “bocoran” mengenai film ini akan mengharapkan film drama sederhana mengenai seorang balerina. Hasilnya pun itu yang diterima penonton ketika menikmati filmnya walaupun berkesan “black” dari awal. Kejutan-kejutan mengenai jalan cerita film ini pun memang sengaja membuat penonton bertanya hingga akhir film yang mampu menjawab semuanya. Sutradara dan tim editing film ini memang perlu diacungi jempol karena sangat apik membuat “puzzle” yang cukup memutar otak penonton.

Film ini sangat menghibur. Hiburan dalam film ini bukanlah dari drama yang dibentuk, yang biasanya berhubungan dengan rasa haru, lucu, seram,dll, tetapi hiburannya justru dari teka-teki yang memancing penonton untuk melihat jawabannya di akhir cerita. Dengan kata lain, film ini membuat penonton penasaran dan seakan ‘harus’ menyelsaikannya sampai akhir. Penonton tidak merasa bosan karena kekuatan akting pemain-pemainnya mengantarkan interpretasi penonton untuk menafsirkannya di setiap adegan untuk mencapai asumsi penonton yang dapat berbeda-beda.

Pesan dari jalannya cerita dapat diterima penonton pada akhirnya. Sepanjang film penonton akan menebak-nebak sendiri. Hal ini menjadi baik karena penonton dapat menemukan jawabannya bila mengikuti alurnya walaupun mungkin berpotensi untuk adanya perbedaan persepsi dari satu penonton dengan penonton lainnya. Pesan moral yang dikandung film ini pun mungkin tidak menjadi perhatian utama penonton. Akan tetapi, sebagian baiknya film ini adalah menyiratkan pesan moral itu untuk ditemukan oleh penonton dari dialog, setting, atau ide ceritanya itu sendiri. Tak heran bila ingin menerima pesan moral dari film ini harus memerhatikan dengan seksama setiap adegan atau mungkin harus menonton berkali-kali.

Aspek visual dan audio dari film ini mendukung suasana ‘suram’ yang dibentuk sepanjang film. Fokus pada tokoh Nina terbentuk dengan setting, pergerakan kamera, permainan kamera yang sangat baik. Permainan efek visual pada beberapa adegan juga dapat menguatkan tujuan film ini. Semua jalannya cerita yang tidak mengeluarkan teka-teki di benak penonton disebabkan oleh teknik pengambilan gambar dari film ini dan semua itu dikemas dengan sempurna oleh film ini.

Pemain: Natalie Portman, Mila Kunis, Vincent Cassel, Barbara Hershey, Winona Ryder

Sutradara : Darren Aronofsky

Produser : Scott Franklin, Mike Medavoy, Arnold Messer, Brian Olivier

Produksi : Fox Searchlight Pictures, Protozoa Pictures, Phoenix Pictures

Tahun : 2010

 

Akting : ( 9 )

Harmonisasi film : ( 8 )

Hiburan : ( 7.5 )

Pesan : ( 8 )

Sinematografi : ( 9 )

 ————————————————————-

Overall: ( 8.3 )

-DJD- /@kritikpenonton

Leave a comment

Filed under B

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s