SEX AND THE CITY 2

SEX AND THE CITY 2

Kisah empat sekawan, Carrie (Sarah Jessica Parker), Samantha (Kim Cattrall), Miranda (Cynthia Nixon), dan Charlotte (Kristin Davis), yang telah memiliki kehidupan keluarga masing-masing. Persahabatan mereka masih sangat kuat walaupun mereka memiliki kehidupan sendiri dengan masalah-masalahnya masing-masing. Pelarian dari masalah pribadi mereka diawali ketika Samantha mendapat undangan untuk mengunjungi Abu Dhabi. Samantha memenuhi persyaratan ajakan itu bila teman-temannya bisa ikut menemaninya. Dengan itu, cerita film ini didominasi oleh liburan empat sekawan ini di Abu Dhabi. Banyak pelajaran tentang hidup dan persahabatan, bahkan solusi dari masalah pribadi mereka yang dapat diperoleh dari perjalanan mereka.

Artis-artis pendukung film ini bermain dengan peran yang sederhana. Sederhana dalam arti seperti membawa karakter sehari-hari ke dalam film. Hal ini menjadi positif karena dapat menjiwai karakter lebih mudah dibanding harus menjadi karakter orang lain, mungkin tantangannya tidak seberat membawakan peran yang tidak biasa. Apalagi ditambah dengan cameo yang membawa dirinya dalam film sebagai sedikit bumbu tambahan untuk memeriahkan film. Akan tetapi, yang sedikit disayangkan adalah figuran-figuran dalam film sangat terlihat diatur gerakannya. Hal ini membuat film yang membawa peran sehari-hari terlihat kurang natural.

Bila film ini sebagai media untuk mempromosikan Abu Dhabi, sutradara dapat mempromosikan dengan baik sehingga penonton melihat semua yang positif di Abu Dhabi. Permasalahan pribadi yang dialami tokoh-tokohnya merupakan representasi masalah pada sebagian banyak orang. Ini merupakan suatu hal yang positif karena penonton dapat merujuk film ini untuk menemukan solusi. Sayangnya, cerita untuk mencapai solusi itu berkesan berlebihan sehingga penonton butuh waktu yang agak lama untuk memuaskan keinginannya.

Oleh karena itu, bagi penonton yang memiliki masalah serupa, film ini akan mendorongnya untuk menonton dari awal sampai akhir dengan rasa penasaran yang dialaminya. Sebaliknya, bagi penonton yang menganggap hal yang ada di film bukanlah suatu masalah serius atau tidak sedang dialami, film ini akan menjadi film yang membosankan dengan suguhan kemewahan yang membuai penontonnya.

Untuk menarik pesan cerita dari film ini sangat mudah karena tidak perlu berpikir keras, cukup mengikuti cerita dari awal sampai akhir tanpa harus dikomentari maka akan mengerti cerita yang berjalan selayaknya kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, untuk mengambil pesan moral dari film ini butuh konsentrasi lebih karena penyampaian pesan dapat terlewatkan karena disampaikan melalui dialog tokoh serta kejadian yang terlihat seperti peristiwa biasa. Jujur, pesan yang diberikan sebenarnya banyak dan cukup bermanfaat, tapi penyampaian agak kurang karena terbuai dengan cerita yang sangat ringan.

Pengambilan gambar tidak ada masalah banyak dalam film. Film ini tidak menggunakan efek-efek yang berlebihan agar penonton dapat merasakan film ini seperti kejadian biasa yang dapat dialami semua orang. Shot yang diambil untuk mengangkat latar sangat bekerja dengan baik. Musik yang digunakan pun sangat ringan dan sangat menghibur dan sesuai penggunaannya.

Pemain: Sarah Jessica Parker, Kim Cattrall, Cynthia Nixon, Kristin Davis, David Eigenberg

Sutradara : Michael Patrick King

Produser : Sarah Jessica Parker, Michael Patrick King, Darren Star, John Melfi

Produksi : New Line Cinema

Tahun : 2010

Akting : ( 4.5 )

Harmonisasi film : ( 3 )

Hiburan : ( 3.5 )

Pesan : ( 6 )

Sinematografi : ( 5.5 )

————————————————————-

Overall: ( 4.6 )

-DJD-

Leave a comment

Filed under S

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s