DEAD POET’S SOCIETY

DEAD POET’S SOCIETY

John Keating (Robin Williams) adalah seorang guru baru di sebuah SMA, Welton Academy. Keating adalah pengajar dalam mata pelajaran sastra. Metodologi pengajarannya membuat muridnya menjadi berpikir kritis dengan konsep ‘pemikiran bebas’ yang diterapkannya. Masalahnya adalah, murid yang dia berikan pengajaran seperti itu masih dalam kondisi remaja labil. Apakah usia remaja labil 17 tahun seperti itu sudah dapat menerapkan ‘pemikiran bebas’ itu dengan baik? Jadi, bila itu sebuah masalah, yang patut disalahkan adalah Keating atau murid-murid yang “salah” menerapkan konsep tersebut?

Film tahun 1989 ini dapat dikatakan ringan ringan sulit. Cerita yang agak didramatisir membuat penonton dapat mengikuti film ini dengan baik. Pemilihan kata cukup sulit dimengerti apalagi sudah memakai metafora-metafora dalam sastra. Justru itu, dari sastra itulah dapat diperoleh pemikiran-pemikiran yang sarat akan makna untuk kehidupan. Dengan demikian, film ini perlu diberi penghargaan tinggi untuk pesan-pesan yang disampaikannya, baik melalui dialog, maupun melalui adegan. Untuk itu, akting pemain sangat diperlukan dan yang paling menonjol dalam film ini adalah Robin Williams. Robin dengan baik memainkannya sehingga pesan film dapat tersampai dengan baik. Jangan mengharapkan tontonan seperti biasanya film Hollywood karena tergolong film yang agak tidak mudah ditebak dan agak tidak memainkan emosi penonton (sedih, takut, lucu, dll). Film ini mengajak penontonnya untuk ikut berpikir.

Tak heran bila film ini menang banyak piala di berbagai festival film. Ini adalah salah satu contoh baik film Hollywood yang dapat diterima juga sebagai sebuah film festival. Penyutradaraan dari seorang Peter Weir membuat film serius ini menjadi lebih ringan. Akting overall dapat membawakan karakter masing-masing pemain. Robin Williams yang perlu diberi applause dalam film ini. Karakter simpel (tidak ‘berubah drastis’ seperti dalam “Jack” atau “Mrs. Doubtfire”) tapi memberi kesan yang mendalam. Pengambilan gambar juga bagus, tidak membuat pusing. Pesan dari film inilah yang paling mendominasi. Film ini tidak melepas ide ‘pemikiran bebas’ begitu saja. Kecenderungan untuk berpikir bebas = melawan peraturan bisa terjadi, tapi di dalam film ini sebenarnya diarahkan untuk berpikir bebas ke arah positif. Selain isu pemikiran bebas, pesan lain juga berguna seperti loyalitas, solidaritas, kesetiaan, memerhatikan sesama, dan masih banyak lagi yang dapat diambil tergantung dari kacamata penontonnya sendiri melihat darimana.

Pemain: Robin Williams, Robert Sean Leonard, Ethan Hawke, Josh Charles, Gale Hansen

Sutradara : Peter Weir

Produser : Steven Haft, Paul Junger Witt, Tony Thomas

Produksi : Touchstone Pictures

Tahun : 1989

Akting : ( 9 )

Harmonisasi film : ( 9 )

Hiburan : ( 5.5 )

Pesan : ( 10 )

Sinematografi : ( 9 )

————————————————————-

Overall: ( 8.5 )

-DJD-

2 Comments

Filed under D

2 responses to “DEAD POET’S SOCIETY

  1. wuri

    wahhh…mau dunk ini filmnya…
    ini gak keluar di bioskop ya??
    pas liat yang main yakin so pasti keren niy film…
    apalagi produksi dari touchtone pic…udah pasti recomended movie banget nniy…
    i love every movie produce by touchtone pic…hehe…

  2. Sebenernya film ini inspiring, tapi ada satu hal yang gue gak suka: bagian Neil Perry bunuh diri. Maksud gue, dia gak melakukan SEBISANYA untuk meyakinkan bapaknya soal keinginannya dalam teater. Padahal bisa dibilang dia cinta banget teater dan punya temen-temen yang ngedukung. Yang berarti dia punya sesuatu yang berharga dalam hidupnya. Masa sih segampang itu dia mutusin bunuh diri? Kalo gue jadi dia, mending gue kabur dari rumah deh. Setidaknya hidup dan masih bisa sekolah. Hehehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s