NIGHT AT THE MUSEUM: BATTLE OF THE SMITHSONIAN

NIGHT AT THE MUSEUM: BATTLE OF THE SMITHSONIAN

nightatthemuseum_poster-thumb-550x822-12363


Kisah tentang benda-benda di dalam museum yang dapat hidup hanya pada malam hari membawa Larry Daley (Ben Stiller) ke dalam masalah. Cerita ini merupakan lanjutan Night at the Museum yang pertama. Hampir semua barang-barang sejarah yang dipakang di Museum of Natural History ingin dipindahkan ke museum Smithsonian di Washington DC. Hal ini karena Museum of Natural History ingin direnovasi dengan tidak memerlukan lagi patung-patung tersebut dan digantikan dengan teknologi yang canggih. Permasalahannya adalah seekor monyet, salah satu patung yang dipindahkan, mencuri tablet Ahkmenrah pada malam sebelum benda-benda ini dipindahkan. Tablet ini berguna untuk menghidupkan benda-benda di dalam suatu museum. Yang menjadi masalah adalah yang akan hidup di malam hari merupakan benda-benda di museum terbesar di dunia. Salah satu tokoh sejarah di museum itu adalah kakaknya Ahkmenrah, Kahmunrah, yang ingin merebut tablet tersebut. Tokoh-tokoh di Museum of Natural History dan Larry berusaha agar tablet tersebut tidak jatuh ke tangan Kahmunrah. Perjuangan mereka didukung oleh beberapa tokoh sejarah yang dipajang di Smithsonian.

Yang bisa dibilang untuk film ini adalah MENGHIBUR. Dari awal film hingga akhir kita akan terbawa suasananya: lucu, cukup menegangkan di dalam petualanganya. Saran untuk mendapatkan semua suasana di film ini adalah sebelum nonton film ini sebaiknya menonton film Night at the Museum yang pertama. Saya bisa bilang film ini tidak akan bosan sepanjang film. Bisa menambah pengetahuan umum sedikit dengan cara yang menghibur. Kita bisa mengenal tokoh-tokoh sejarah seperti Amelia Earhart, Abraham Lincoln, Theodore Roosevelt, Napoleon Bonaparte, dan lain-lain.

Ada beberapa hal yang disayangkan di film ini. Film ini benar-benar menitikberatkan pada teknologi visualnya sehingga yang terasa hanya dari segi hiburan saja. Pesan di film ini sangat sedikit sehingga penonton benar-benar hanya akan merasa terhibur saja tanpa ada pesan yag berarti setelah selesai menonton.. yah, baguslah untuk menyegarkan otak bila ingin diisi hiburan sejenak di luar rutinitas sehari-hari. Detailnya kurang. Bukan dari segi visual effect, tapi dari kepaduan ceritanya.. seperti (maaf, spoiler sedikit): apakah di museum Smithsonian tidak ada penjaga malamnya? Mengingat Larry hanya ‘penjaga gadungan’ di Smithsonian; dari sekian banyak tokoh yang dibawa dari Museum of Natural History, ketika Kahmunrah menyekap tokoh-tokoh tersebut, hanya butuh 1 kotak kecil?; Smithsonian yang hancur berantakan (pecahan kaca), tidak ada yang menyadarikah setelahnya?

Pemain : Ben Stiller, Robbin Wiliams, Owen Wilson, Steve Coogan, Dick Van Dyke

Sutradara : Shawn Levy

Produser : Shawn Levy, Chris Columbus, Michael Barnathan

Produksi : 20th Century Fox

Tahun : 2009

0.12CE

Akting : bintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintangputih( 8 )

Harmonisasi film : bintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintang-putih-1-2( 5.5 )

Hiburan : bintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintangputih( 9 )

Pesan : bintangputihbintang-putih-1-2( 1.5 )

Sinematografi : bintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintangputih( 9 )

————————————————————-

Overall: bintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintangputihbintang-putih-1-2( 6.6 )

-DJD-

NIGHT AT THE MUSEUM: BATTLE OF THE SMITHSONIAN

Kisah tentang benda-benda di dalam museum yang dapat hidup hanya pada malam hari membawa Larry Daley (Ben Stiller) ke dalam masalah. Cerita ini merupakan lanjutan Night at the Museum yang pertama. Hampir semua barang-barang sejarah yang dipakang di Museum of Natural History ingin dipindahkan ke museum Smithsonian di Washington DC. Hal ini karena Museum of Natural History ingin direnovasi dengan tidak memerlukan lagi patung-patung tersebut dan digantikan dengan teknologi yang canggih. Permasalahannya adalah seekor monyet, salah satu patung yang dipindahkan, mencuri tablet Ahkmenrah pada malam sebelum benda-benda ini dipindahkan. Tablet ini berguna untuk menghidupkan benda-benda di dalam suatu museum. Yang menjadi masalah adalah yang akan hidup di malam hari merupakan benda-benda di museum terbesar di dunia. Salah satu tokoh sejarah di museum itu adalah kakaknya Ahkmenrah, Kahmunrah, yang ingin merebut tablet tersebut. Tokoh-tokoh di Museum of Natural History dan Larry berusaha agar tablet tersebut tidak jatuh ke tangan Kahmunrah. Perjuangan mereka didukung oleh beberapa tokoh sejarah yang dipajang di Smithsonian.

Yang bisa dibilang untuk film ini adalah MENGHIBUR. Dari awal film hingga akhir kita akan terbawa suasananya: lucu, cukup menegangkan di dalam petualanganya. Saran untuk mendapatkan semua suasana di film ini adalah sebelum nonton film ini sebaiknya menonton film Night at the Museum yang pertama. Saya bisa bilang film ini tidak akan bosan sepanjang film. Bisa menambah pengetahuan umum sedikit dengan cara yang menghibur. Kita bisa mengenal tokoh-tokoh sejarah seperti Amelia Earhart, Abraham Lincoln, Theodore Roosevelt, Napoleon Bonaparte, dan lain-lain.

Ada beberapa hal yang disayangkan di film ini. Film ini benar-benar menitikberatkan pada teknologi visualnya sehingga yang terasa hanya dari segi hiburan saja. Pesan di film ini sangat sedikit sehingga penonton benar-benar hanya akan merasa terhibur saja tanpa ada pesan yag berarti setelah selesai menonton.. yah, baguslah untuk menyegarkan otak bila ingin diisi hiburan sejenak di luar rutinitas sehari-hari. Detailnya kurang. Bukan dari segi visual effect, tapi dari kepaduan ceritanya.. seperti (maaf, spoiler sedikit): apakah di museum Smithsonian tidak ada penjaga malamnya? Mengingat Larry hanya ‘penjaga gadungan’ di Smithsonian; dari sekian banyak tokoh yang dibawa dari Museum of Natural History, ketika Kahmunrah menyekap tokoh-tokoh tersebut, hanya butuh 1 kotak kecil?; Smithsonian yang hancur berantakan (pecahan kaca), tidak ada yang menyadarikah setelahnya?

Pemain : Ben Stiller, Robbin Wiliams, Owen Wilson, Steve Coogan, Dick Van Dyke

Sutradara : Shawn Levy

Produser : Shawn Levy, Chris Columbus, Michael Barnathan

Produksi : 20th Century Fox

Akting : ( 8 )

Harmonisasi film : ( 5.5 )

Hiburan : ( 9 )

Pesan : ( 1.5 )

Sinematografi : ( 9 )

————————————————————-

Overall: ( 6.6 )

1 Comment

Filed under N

One response to “NIGHT AT THE MUSEUM: BATTLE OF THE SMITHSONIAN

  1. wuri

    hmm..masih lebih bagus yang pertama…
    tapi tetep lucu sih…hehehehe…
    apalagi adegan gamparan bolak balik dengan 2 monyet…hahaha..kayak bakalan selalu ada adegan itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s